Showing posts with label Tokoh. Show all posts
Showing posts with label Tokoh. Show all posts

Thursday, December 21, 2017

Recep Tayyip Erdogan : Sepuluh Catatan Sejarah Pemerintahan Ia (Per 2017) - Bab Ii

Catatan Sejarah Pemerintahan Recep Tayyip Erdogan Bagian  Recep Tayyip Erdogan : Sepuluh Catatan Sejarah Pemerintahan Beliau (Per 2017) - Bagian II
Sepuluh Catatan Sejarah Pemerintahan Recep Tayyip Erdogan Bagian 1 yang saya terbitkan beberapa jam yang lalu.


Di artikel sebelumnya sudah saya tulis 6 Catatan terkait Pemerintahan Turki di bawah kepemimpinan Erdogan, baik semenjak dia menjabat sebagai Walikota Istanbul, hingga menjadi Perdana Menteri Turki.

Sebagai kelanjutannya, ini dia 4 Catatan Sejarah semasa dia menjabat sebagai Perdana Menteri dan Presiden Turki ke-12.



Sepuluh Catatan Sejarah Pemerintahan Recep Tayyip Erdogan - Bagian 2


Langsung ke nomor 7 ya guys, lantaran nomor 1 hingga 6 ada di artikel sebelumnya.

7. Erdogan Benci Sosial Media namun pernah diselamatkan olehnya



Sebagai kelanjutan skandal korupsi yang menghebohkan Turki di atas, tersebar rekaman audio sebanyak 5 video di Youtube. Video viral ini berisikan pembicaraan Erdogan dengan anaknya pada 17 Desember 2013.

Di dalamnya Erdogan memerintahkan anaknya untuk menyembunyikan uang dalam jumlah yang sangat besar.

Rekaman ini ditanggapi Recep Tayyip Erdogan pada 26 Februari 2014. Beliau menyatakan bahwa telepon dia telah disadap. Namun ia juga menyebutkan bahwa percakapan tersebut tidak pernah terjadi. Ia menuduh rekaman ini telah di-dubbing, dengan menggabungkan potongan beberapa dialog dia di waktu yang berbeda.

Seorang analis – Joshua Marpet – menyebutkan bahwa kemungkinan besar rekaman ini yaitu asli, dan kalaupun benar telah dimodifikasi, maka teknologi yang sanggup menciptakan hal tersebut terjadi belum dia ketahui.

Malam di tanggal yang sama, dewan legislatif di bawah kepemimpinan dia mengeluarkan perintah untuk mem-block sejumlah situs internet dan mengizinkan jalan masuk data trafik internet pada pemerintah.

Catatan Sejarah Pemerintahan Recep Tayyip Erdogan Bagian  Recep Tayyip Erdogan : Sepuluh Catatan Sejarah Pemerintahan Beliau (Per 2017) - Bagian II
Demonstrasi Terhadap Pemblokiran Twitter, Maret 2014 - Sumber : BBC.com

Pada 20 Maret 2014, Erdogan berpidato dan berjanji akan menutup jalan masuk Twitter dan mengancam juga akan menutup jalan masuk Facebook. Hanya beberapa jam kemudian DNS Twitter telah di-block, dengan alasan ‘ada 4 perintah pengadilan yang diabaikan oleh Twitter untuk menghapus konten yang melanggar privasi’.

Menurut beberapa pihak, konten yang dimaksud berisikan link ke Video Youtube kontroversial di atas. Sayang, penulis tidak menemukan link video tersebut.

Di hari itu hashtag alias tagar #TwitterisblockedInTurkey pribadi menjadi trending topic. Ban ini tidak cukup efektif, lantaran beberapa hari kemudian graffiti 8.8.8.8 dan 8.8.4.4 tersebar di beberapa dinding kota Istanbul. Itu yaitu alamat Public DNS milik Google yang sanggup digunakan untuk tetap sanggup meng-akses Twitter.

Pemblokiran Twitter ini dilarang pada 3 Juni oleh Pengawas Telekomunikasi Turki atas perintah pengadilan.

Catatan Sejarah Pemerintahan Recep Tayyip Erdogan Bagian  Recep Tayyip Erdogan : Sepuluh Catatan Sejarah Pemerintahan Beliau (Per 2017) - Bagian II
Meme - Sosial Media Menurut Recep Tayyip Erdogan


Itu bukanlah pemblokiran terakhir dari Erdogan terhadap internet dan sosial media. Tanggal 4 November 2016, beberapa situs ibarat Twitter, Facebook, Whatsapp dan Youtube kembali ditutup aksesnya oleh pemerintahan Turki. Dipercaya tindakan ini bekerjasama dengan penangkapan 2 wakil pimpinan Partai Oposisi Kurdi (HDP = Partai Demokrasi Masyarakat) beserta 9 anggota dewan legislatif dari partai tersebut. Alasan penangkapan yaitu upaya menangkal agresi terorisme.

Tapi uniknya di dikala upaya perebutan kekuasaan pada Juli 2016, sosial media yaitu salah satu penyelamat beliau. Beberapa kali dia memakai FaceTime, Facebook dan Twitter untuk mengumumkan keberadaan dan keamanan beliau. Twitter pun digunakan contohnya untuk meminta imam di masjid untuk mengumumkan masyarakat sekitar untuk turun ke jalan, menyatakan dukungannya kepada beliau.

FaceTime (aplikasi video & audio milik Apple) juga dimanfaatkan untuk berkomunikasi dengan CNN Turki. Beliau meminta para pendukungnya untuk turun ke jalan dan mengabaikan jam malam yang dikeluarkan oleh para pelaku kudeta.

Hal ini membantu dalam pengalihan perhatian sehingga Erdogan dan tentara yang loyal sanggup menyusun taktik untuk menangkal upaya coup tadi.

Bahkan disebut-sebut komunikasi utama antara Erdogan dengan para pembantunya yaitu memakai Whatsapp di dikala kritis tersebut.

Padahal pelaku coup sudah berupaya menguasai kantor informasi Turki, namun tidak mempertimbangkan keberadaan teknologi zaman now, yaitu sosial media yang ternyata lebih efisien dalam mengembangkan berita.

8. Upaya Kudeta Yang Gagal


Pada 15 Juli 2016 menjelang pukul 23.00 waktu setempat, faksi di dalam Angkatan Bersenjata Turki berusaha mengambil alih pemerintahan dan menjatuhkan kepemimpinan Erdogan. Faksi ini menamakan dirinya Peace at Home Council (Majelis Perdamaian Tanah Air). Majelis ini diduga dipimpin oleh Kolonel Muharrem Kose.

Catatan Sejarah Pemerintahan Recep Tayyip Erdogan Bagian  Recep Tayyip Erdogan : Sepuluh Catatan Sejarah Pemerintahan Beliau (Per 2017) - Bagian II
Massa Turun Ke Jalanan Istanbul Menanggapi Kudeta 15 Juli 2016 - Sumber : TRTWORLD

Saat perebutan kekuasaan terjadi, Erdogan sedang berlibur di Marmaris – barat daya Turki. Pernyataan resmi pertama dilakukan melalui percakapan via FaceTime dengan CNN Turki. Di mana dia meminta pendukungnya turun ke jalan.

Pukul 4 dinihari tanggal 16 Juli 2016, Erdogan meninggalkan hotel tempatnya berlibur. Tak berapa lama, hotel tersebut diserang oleh 2-3 helikopter. Menurut saksi mata di dikala itu juga turun belasan orang bersenjata lengkap dan menyerang hotel ini. Menurut informasi 2 polisi tewas dan 8 orang terluka dalam bencana tersebut.

Recep Tayyip Erdogan menuduh Fethullah Gullen sebagai otak di belakang perebutan kekuasaan ini, dan sekaligus menuduh Amerika Serikat melindungi pemimpin Gullen Movement ini.

Lebih jauh lagi dia menuduh Kepala Pusat Komando Amerika Serikat – Jenderal Vote sebagai orang yang mendukung kudeta. Tuduhan yang dilayangkan sebagai tanggapan atas pernyataan Jenderal Vote yang menuduh pemerintahan Turki menahan kontak Pentagon di Turki.

Recep Tayyip Erdogan mengumumkan Turki berada dalam Status Darurat per tanggal 20 Juli 2016 selama 3 bulan. Parlemen mengamini hal ini. Kondisi darurat ini diperpanjang kembali 3 bulan berikutnya.

“Gullen Movement yaitu istilah yang diberikan kepada pendukung Fethullah Gullen. Dianggap sebagai organisasi teroris oleh Pemerintah Turki.”

Gullen membantah tuduhan tersebut, dan menyebutkan bersama-sama perebutan kekuasaan ini yaitu perebutan kekuasaan palsu. Kudeta yang disutradarai oleh Erdogan sendiri. Dengan tujuan untuk semakin menancapkan kekuasaannya.

Diperkirakan lebih dari 300 orang tewas dalam upaya perebutan kekuasaan ini, dan lebih dari 2.Sepuluh0 orang cedera. Namun berdasarkan CNN korban tewas sedikitnya 161 orang, dan 1.140 orang cedera.

Sebagai kelanjutan dari perebutan kekuasaan gagal ini yaitu Penangkapan Besar-besaran atau Pembersihan Besar-Besaran terhadap lebih dari 40.000 orang, di antaranya ada sekitar Sepuluh.000 polisi dan 2.745 hakim, tanpa alasan jelas. Sekitar 15.000 staf pengajar dicabut izinnya. 21.000 guru yang mengajar di lembaga pendidikan swasta juga diberhentikan dengan alasan pendukung setia Gullen. Selain itu ada Sepuluh0.000 orang ditangkap atau dipecat dari pekerjaannya disebabkan tuduhan mempunyai korelasi dengan Gullen.

Kolonel Muharrem Kose – mantan Kepala Urusan Hukum Militer yang di bulan Februari dibebas-tugaskan dari Angkatan Bersenjata Turki, atas tuduhan Konspirasi Perencanaan Pembunuhan Deputi Perdana Menteri Turki - dituduh sebagai pemimpin kudeta. Beliau ditangkap pada 19 Juli 2016 (4 hari sesudah kudeta).
Namun 6 ahad kemudian ia dilepas dan diberi posisi di Kantor Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Turki – pimpinan Jenderal Hulusi Akar - pada 27 Agustus 2016.

“Tokoh yang diduga mendalangi perebutan kekuasaan 15 Juli 2016 ditangkap dan kemudian dilepas, untuk selanjutnya bekerja di Kantor Kepala Staf Umum AB Turki.” (Sumber : Milliyet.com)

9. Erdogan dan Dekrit Presiden Pencabutan Bulu/Rambut


Di dikala Turki masih ber-Status Darurat atau tepatnya pada 29 Maret, Erdogan mengundang sejumlah jago kecantikan. Even ini ditayangkan pribadi lebih dari 1 jam di depan televisi. Acara tersebut menayangkan penandatanganan Dekrit Presiden terkait Proses Pembuangan Rambut/Bulu. Plus dibumbui dengan informasi Referendum yang akan dia adakan bulan depan.

Catatan Sejarah Pemerintahan Recep Tayyip Erdogan Bagian  Recep Tayyip Erdogan : Sepuluh Catatan Sejarah Pemerintahan Beliau (Per 2017) - Bagian II
Penandatanganan Dekrit Presiden Pembuangan Bulu/Rambut. Erdogan dikelilingi oleh sejumlah Ahli Kecantikan, 29 Maret 2017 - Sumber : Al Monitor

Isinya kira-kira yaitu membuka izin bagi salon kecantikan untuk melaksanakan operasi pembuangan rambut/bulu ini dengan memakai laser. Padahal pada Undang-undang yang ada sebelumnya, ditegaskan bila operasi ini hanya boleh dilaksanakan di klinik atau rumah sakit.

Para pakar kulit (dermatologis) protes terhadap kebijakan ini, lantaran hal ini bakal menambah korban malpraktek dari penanganan petugas yang tidak kompeten di daerah yang juga belum tentu higienis. Salon kecantikan kecil dipastikan bakal membeli mesin bekas untuk melaksanakan operasi ini lantaran keterbatasan modal. Sebelum dekrit ini dikeluarkan sudah banyak jatuh korban ibarat kulit terbakar, dan lainnya.

Para ulama juga menentang kebijakan ini, lantaran membuang bulu/rambut berdasarkan mereka tidak islami, terutama perempuan yang harus membuka sebagian tubuhnya (baca: aurat) untuk dioperasi.

Banyak yang menghubung-hubungkan ini dengan Referendum yang akan diadakan beberapa bulan ke depan. Menurut mereka tindakan ini terang bertujuan untuk menambah voter.

Sepuluh. Referendum Konstitusi Kontroversial Pun Mampu Ia Menangkan


Di hari Minggu, 16 April 2017, Pemerintahan Turki di bawah kepemimpinan Recep Tayyip Erdogan, mengadakan Referendum Konstitusi. Tujuannya yaitu meminta persetujuan masyarakat Turki di dalam negeri maupun di luar negeri, atas 18 Usulan Amandemen Konstitusi. Referendum dilaksanakan di dikala Turki masih berada di dalam Status Darurat.

Di antara isi Referendum tersebut yaitu :
  1. Merubah sistem pemerintahan dari sistem Parlemen menjadi Republik (Sistem Presidential). Sehingga otomatis posisi Perdana Menteri pun dihapus. Selain itu jabatan Presiden akan mempunyai kekuasaan yang lebih luas dari sebelumnya. Berbeda dengan Presiden di sistem Parlemen, di mana jabatan itu hanya sebagai simbol dan tidak mempunyai kiprah politik.
  2. Jumlah dingklik dewan legislatif ditambah, dari yang sebelumnya 550 dingklik menjadi 600 kursi, dan masa bakti anggota dewan legislatif ditambah menjadi 5 tahun (sebelumnya 4 tahun). Bahkan batas usianya diturunkan menjadi 18 tahun.
  3. Meminta perubahan pada sistem di Mahkamah Agung Hakim dan Jaksa (HSYK), di mana Presiden mempunyai hak menunjuk 4 dari 13 anggota Mahkamah Agung itu.
  4. Calon Presiden tidak wajib meletakkan jabatannya di Partai untuk sanggup mencalonkan diri.
  5. Militer tidak diperbolehkan mengajukan diri menjadi Presiden.
  6. Presiden hanya sanggup di-impeach oleh Parlemen bila terbukti melaksanakan tindakan pengkhianatan.

Sebelum Referendum dimulai, Majelis Tinggi Pemilu (YSK) mengeluarkan pengumuman bahwa kertas bunyi dianggap sah walau tidak diberi stempel. Hal yang niscaya menerima banyak protes, baik dari partai oposisi maupun masyarakat. Sebagai balasannya ditemukan ada 1,5 juta kertas bunyi yang tidak berstempel.

Demonstrasi besar pun pecah menyambut pengumuman dari Majelis Tinggi Pemilu Turki ini.

Catatan Sejarah Pemerintahan Recep Tayyip Erdogan Bagian  Recep Tayyip Erdogan : Sepuluh Catatan Sejarah Pemerintahan Beliau (Per 2017) - Bagian II
Ekspresi Pendukung YA di Referendum Turki - Sumber : Washington Post


Uni Eropa, dalam hal ini Majelis Parlemen Eropa (PACE) dan Organisasi Keamanan dan Kerjasama Eropa (OSCE) mengkritik putusan di atas, dan menyatakan keputusan yang diambil YSK illegal.

Partai yang duduk di Parlemen terpecah 2 di antara yang menentukan YA & TIDAK. Mereka yang menentukan YA sudah niscaya Partai-nya Erdogan – AKP. Selain itu MHP (Partai Pergerakan Nasionalis) secara menyatakan sebagai pendukung YA.

“Bahasa Turki untuk YA yaitu EVET, sedangkan TIDAK yaitu HAYIR.”

Partai yang menentukan TIDAK yaitu Partai Rakyat Republik (CHP) dan Partai Demokratik Rakyat (HDP), dan sebagian dari anggota di MHP yang tidak ‘manut’.

Catatan Sejarah Pemerintahan Recep Tayyip Erdogan Bagian  Recep Tayyip Erdogan : Sepuluh Catatan Sejarah Pemerintahan Beliau (Per 2017) - Bagian II
Massa Pendukung TIDAK pada Referendum Turki, April 2017 - Sumber : Getty Images


Di dalam negeri, kampanye yang diadakan oleh partai untuk menentukan TIDAK mengalami gangguan bahkan kekerasan. Misalnya saja beberapa mahasiswa melaksanakan kampanye menentukan TIDAK di atas ferry di Istanbul. Mereka ditangkap pihak keamanan dengan tuduhan menghina Presiden. Penumpang ferry bekerja-sama berusaha menghentikan proses penahanan mahasiswa ini dan berhasil.

Contoh lain yaitu anggota dewan berjulukan Sera Kadigil ditangkap atas tuduhan ‘penghinaan nilai-nilai religi dan penyebaran kebencian’, di dikala dia melaksanakan kampanye menentukan TIDAK di sosial media. Beberapa dikala kemudian ia dilepas. Banyak dongeng kendala dan gangguan bagi mereka yang berkampanye memlih TIDAK.

Sementara di luar negeri, negara ibarat Jerman, Austria Denmark, Belanda dan Swiss, berusaha membatasi bahkan sebisa mungkin membatalkan kampanye YA di negara mereka.

Di dikala proses Referendum dilaksanakan, Jerman berhasil menangkap beberapa pemilih yang diketahui menentukan lebih dari sekali. Bahkan ada yang didapati mengantongi kertas bunyi bahkan sebelum proses pemilihan dimulai.

Masyarakat Eropa secara tegas menyatakan Referendum ini tidak memenuhi Standar Internasional.

Oh ya… Referendum dimenangkan oleh Pemerintah Erdogan dengan hasil 51,41% YA dan 48,59% menentukan TIDAK. Hasil Referendum efektif berlaku di dikala Pemilihan Presiden tahun 2019.

Catatan Sejarah Pemerintahan Recep Tayyip Erdogan Bagian  Recep Tayyip Erdogan : Sepuluh Catatan Sejarah Pemerintahan Beliau (Per 2017) - Bagian II
Peta Sebaran Pemilih YA & TIDAK pada Referendum Turki April 2017 - Sumber : Apco Worldwide



Akhirnya lengkap sudah artikel super panjang terkait Sepuluh Catatan Sejarah Pemerintahan Recep Tayyip Erdogan di Turki. Jika anda anggap bermanfaat, silakan share dan jangan lupa komen juga ya guys.

Recep Tayyip Erdogan : Sepuluh Catatan Sejarah Pemerintahan Ia (Per 2017) - Bab I

Sepuluh Daftar Saya – Tokoh luar negeri lainnya yang menarik bagi saya untuk dibahas ialah Presiden Turki ke-12 (sebelumnya dia menjabat Perdana Menteri) – Recep Tayyip Erdogan. Ngapain sih bahas doi? Murni alasannya ialah saya lihat belakangan ini nama dia sering disebut-sebut di media sosial. Bahkan ada yang meng-idola-kan beliau. Kaprikornus pingin tahu sepak terjang Erdogan dalam memimpin Turki. Yuk guys, cari tahu.




Siapa Recep Tayyip Erdogan Sebenarnya


Mari sedikit kita kupas siapa Recep Tayyip Erdogan. Sosok penting dan sekaligus salah satu pemimpin di salah satu negara Islam, Turki.

Beliau lahir pada 26 Februari 1954 di Kasimpasa, Istanbul. Kasimpasa ialah tempat miskin di kota Istanbul. Saat masih berumur beberapa hari (orok) orang bau tanah Erdogan – Ahmet Erdogan dan Tenzile – kembali ke kota asal mereka di Propinsi Rize. Beliau gres kembali ke Istanbul ketika berumur 13 tahun.

Recep Tayyip Erdogan arif balig cukup akal ialah seorang penjual simit (sejenis roti bagel bertabur wijen) dan lemon di jalanan kota Istanbul.

 Tokoh luar negeri lainnya yang menarik bagi saya untuk dibahas ialah Presiden Turki ke Recep Tayyip Erdogan : Sepuluh Catatan Sejarah Pemerintahan Beliau (Per 2017) - Bagian I
Roti Simit - Sumber : Wikipedia

Ia juga lebih dari suka dengan sepak bola. Buktinya semenjak tahun 1969 dia sudah menjadi pemain sepakbola semi-pro. Klub bola yang ia ikuti berjulukan Kasimpasa Club.

Masa itu ada kesempatan bagi Recep Tayyip Erdogan untuk pindah ke Fenerbahce (salah satu klub bergengsi di Turki), namun sayangnya sang ayah tidak memberi restu. Di kala bingung dan merasa hobinya dibatasi, timbul ketertarikan gres ke dunia politik.

Di tahun 1975 dia juga bermain untuk Istanbul Electric Tram and Tunnels (IETT) Sports Club. Di klub ini Erdogan bermain selama 7 tahun (sampai 1981).

 Tokoh luar negeri lainnya yang menarik bagi saya untuk dibahas ialah Presiden Turki ke Recep Tayyip Erdogan : Sepuluh Catatan Sejarah Pemerintahan Beliau (Per 2017) - Bagian I
Erdogan (bawah, ke-3 dari kiri) ketika di IETT Sports Club - Sumber : Turkey's Influential Leader

Recep Tayyip Erdogan ialah Presiden Turki yang berkuasa semenjak Sepuluh Agustus 2014. Sebelumnya dia ialah Perdana Menteri Turki dari tahun 2003 – 2014. Beliau juga pernah menjabat Walikota Istanbul semenjak 27 Maret 1994 hingga 1998.

Prestasinya sebagai Walikota Istanbul memperbaiki infrastruktur dan sistem banyak dipuji banyak sekali kalangan.

Mulai terjun ke dunia politik di tahun 1970, di ketika dia duduk di dingklik kuliah.

Sepuluh Catatan Sejarah Selama Pemerintahan Recep Tayyip Erdogan di Turki

Apa saja catatan sejarah penting berdasarkan Sepuluh Daftar Saya dari tokoh dunia yang berasal dari Turki ini?

1. Jabatan Walikota Terhenti Gara-Gara Puisi


Di ketika masih menjabat sebagai Walikota Istanbul, atau tepatnya pada 12 Desember 1997 di kota Siirt (ibukota Propinsi Siirt), dia membacakan puisi karya Ziya Gokalp. Salah satu bait yang bila diterjemahkan berisi kalimat, “…mesijd ialah barak kami, kubahnya ialah helm kami, menaranya ialah bayonet kami dan mereka yang beriman ialah tentara kami…”.

 Tokoh luar negeri lainnya yang menarik bagi saya untuk dibahas ialah Presiden Turki ke Recep Tayyip Erdogan : Sepuluh Catatan Sejarah Pemerintahan Beliau (Per 2017) - Bagian I
Poster Film Reis (2017) - Sumber : IMDB
Bait tersebut tidak ada di puisi aslinya. Erdogan menyampaikan bahwa puisi yang dibacakannya sudah disetujui oleh Kementerian Pendidikan Nasional.

Namun dia dituduh memancing kekerasan dan kebencian terhadap agama dan ras tertentu. Beliau dieksekusi Sepuluh bulan penjara plus larangan terjun di dunia politik.

Erdogan mengajukan banding dan meminta biar hukuman diganti dengan denda. Namun pengadilan hanya mengurangi hukuman dari Sepuluh bulan menjadi 4 bulan. Larangan di dunia politik tetap berlaku.

Hukuman dijalaninya semenjak 24 Maret 1999 hingga 27 Juli 1999. Pada 6 November 1998, jabatannya sebagai walikota juga otomatis terhenti alasannya ialah kasus ini.

Periode dongeng hidup Recep Tayyip Erdogan di atas sudah di-film-kan dengan judul Reis (2017). Oh ya, Reis itu kira-kira artinya Sang Pemimpin.

2. Pendiri Partai Besar & Usaha Gigih Untuk Menjadi Perdana Menteri Turki


 Tokoh luar negeri lainnya yang menarik bagi saya untuk dibahas ialah Presiden Turki ke Recep Tayyip Erdogan : Sepuluh Catatan Sejarah Pemerintahan Beliau (Per 2017) - Bagian I
Abdullah Gul - Sumber : Wikipedia
Pada 14 Agustus 2001 dia bersama Abdullah Gul (mantan Presiden Turki; 28 Agustus 2007 – 28 Agustus 2014) mendirikan AKP (Partai Keadilan dan Pengembangan). Dan Erdogan menjadi Ketua Partai.

Pemilu pertama yang diikuti ialah di tahun 2002. AKP memperoleh 34,3% bunyi atau menduduki 2/3 kursi parlemen. Bursa saham Turki pun eksklusif melonjak sekitar 7%.

Namun Erdogan tidak bisa duduk di posisi Perdana Menteri, tanggapan larangan berpolitik tanggapan pidatonya di Siirt.

Abdullah Gul pun menduduki jabatan tersebut. Atas perjuangan dan maneuver politik yang lihai, Erdogan kembali mendapat hak berpolitiknya. Selanjutnya Gul pun menyerahkan jabatan Perdana Menteri kepada Erdogan pada 14 Maret 2003. Sementara Gul menjabat sebagai Deputi Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri.

3. Protes Massal Warga Turki Atas Pencalonan Erdogan Menjadi Presiden


Recep Tayyip Erdogan ialah satu-satunya Perdana Menteri Turki yang bisa memenangi pemilihan umum sebanyak 3 kali berturut-turut (2002, 2007 dan 2011). Bahkan persentase pemilih meningkat di setiap pemilu.

Jabatan sebagai Perdana Menteri Turki didudukinya selama 11 tahun. Popularitas dan kemenangan dia bukan tanpa resistensi. Termasuk di antaranya tuduhan kecurangan di dalam proses Pemilu.

Pada 14 April 2007, 300.000 demonstran menolak Erdogan di ketika muncul isu dia akan diangkat menjadi calon Presiden dari AKP. Demonstrasi berlanjut selama beberapa minggu, bahkan ada yang diikuti oleh sekitar 1 juta massa (13 Mei di kota Izmir).

 Tokoh luar negeri lainnya yang menarik bagi saya untuk dibahas ialah Presiden Turki ke Recep Tayyip Erdogan : Sepuluh Catatan Sejarah Pemerintahan Beliau (Per 2017) - Bagian I
Demonstrasi Anti Erdogan di Ankara, 14 April 2007 - Sumber : Wikipedia

Mereka yang berdemonstrasi menolak Erdogan dikarenakan timbul kekhawatiran Erdogan akan merubah iklim sekularisme dari Negara Turki. Kalkulasi politik Erdogan yang brilian membuatnya mengangkat Abdullah Gul menjadi calon Presiden ke-11 Turki kala itu.

Demonstrasi besar-besaran ini dikenal dengan nama Cumhuriyet Mitingleri alias Protes Republik.

4. Perdamaian dengan Kurdi


Semasa menjabat sebagai Perdana Menteri, atau tepatnya di 2009, Erdogan berusaha menghentikan pertikaian seperempat masa antara Turki dan Kurdi, yang memakan korban 40.000 jiwa.

 Tokoh luar negeri lainnya yang menarik bagi saya untuk dibahas ialah Presiden Turki ke Recep Tayyip Erdogan : Sepuluh Catatan Sejarah Pemerintahan Beliau (Per 2017) - Bagian I
Sumber : kurdishinstitute.be

Pemerintahan Erdogan mengizinkan pemakaian Bahasa Kurdi di media massa ataupun di kampanye politik. Beliau juga meminta mengembalikan nama-nama kota di Kurdi kembali ke nama asalnya, yang sebelumnya telah diganti oleh Pemerintahan Turki.

Erdogan juga memberi amnesti (pengurangan hukuman) kepada gerilyawan Kurdi PKK (Partai Buruh Kurdistan) yang menyerahkan diri.

Secara resmi melalui televisi, pada 23 November 2011, Recep Tayyip Erdogan mengumumkan permohonan maaf atas nama Negara Turki untuk Kejadian Pembantaian Dersim. Dersim di masa kini bisa ditemukan di Propinsi Tunceli, Elazig dan Bingol. Kejadian ini dilatarbelakangi oleh pemberontakan Kawasan Dersim terhadap Pemerintahan Turki kala itu. Ribuan warga Kurdi menjadi korban dalam insiden ini.

Erdogan menyampaikan bahwa insiden tersebut ialah ‘salah satu catatan paling tragis dalam sejarah Turki’.

5. Kerjasama Ekonomi Dengan Cina


Turki mengadakan kolaborasi perdagangan bilateral dengan Cina. Peningkatan jumlah perdagangan juga sangat signifikan. Dari sebelumnya sekitar USD 1 Milyar di tahun 2002 menjadi USD 27 Milyar di tahun 2017.

 Tokoh luar negeri lainnya yang menarik bagi saya untuk dibahas ialah Presiden Turki ke Recep Tayyip Erdogan : Sepuluh Catatan Sejarah Pemerintahan Beliau (Per 2017) - Bagian I
Erdogan & Xi Jinping - Sumber : aa.com.tr

Dalam satu kesempatan, Erdogan bahkan menyatakan bahwa dia sedang mempertimbangkan bergabung dengan Organisasi Kerjasama Shanghai dibanding ke Uni Eropa.

Bahkan Menlu Turki - Mevlut Cavusoglu – berjanji akan memberantas siapa saja yang Anti-Cina di negaranya. Termasuk memberangus pemberitaan yang mendukungnya. Pernyataan ini dikeluarkan pada hari Kamis, 3 Agustus 2017 di Beijing.

Dalam KTT ‘Belt and Road’, Turki menjadi salah satu negara yang terlibat. Belt and Road ialah enam (6) rute kerjasama ekonomi yang menghubungkan 60 negara di dunia. Belt and Road terdiri dari Sabuk Ekonomi Jalan Sutera dan Jalan Sutera Maritim Abad 21.

6. Skandal Korupsi 'Minyak Barter Emas'


Pada 17 Desember 2013 Departemen Kejahatan Finansial dan Perang Terhadap Pendapatan Kriminal di bawah Direktorat Keamanan Istanbul menahan 47 orang. Di antaranya ialah General Manager Bank milik pemerintah – Halkbank dan 3 orang anak dari menteri di kabinet Erdogan.

Jaksa menuntut ke-52 orang ini dengan tuduhan penyuapan, korupsi, pembersihan uang, penipuan dan penyelundupan emas.

Di dalam proses penyelidikan 91 orang ditahan selama proses pemeriksaan berlangsung dan 26 orang dari mereka dianggap terbukti melaksanakan apa yang dituduhkan.

Beberapa surat kabar mengabarkan akan ada pemeriksaan lanjutan pada 26 Desember yang melibatkan 2 orang putera sang Perdana Menteri Erdogan – Bilal dan Burak. Pejabat di Direktorat Keamanan Istanbul – yang gres saja dilantik beberapa hari sebelumnya – menolak melaksanakan perintah.

Deputi Direktur Penuntutan Umum juga tidak mengizinkan operasi ini dijalankan. Malah Jaksa Muammer Akkas yang terlibat dan berusaha menjalankan penyelidikan diberhentikan di hari yang sama. Beberapa petugas lain tetap berusaha menjalankan penyelidikan.

Malam tanggal 7 Januari, 350 polisi yang terlibat dalam operasi diberhentikan dari posisinya, termasuk Kepala Unit Kejahatan Finansial, Penyelundupan Dan Kejahatan Terorganisir. Mereka pun tidak boleh untuk memasuki Markas Besar Direktorat Keamanan Istanbul.

Recep Tayyip Erdogan menyatakan sebetulnya penyelidikan korupsi ini ialah upaya perebutan kekuasaan melalui pengadilan (judicial coup) oleh pihak-pihak yang cemburu terhadap kesuksesan Erdogan, termasuk di antaranya Fethullah Gullen. Dan menurutnya ini ialah upaya pembalasan Gullen terhadap kebijakan Pemerintahan Erdogan yang menutup sekolah yang didanai Gullen di seantero Turki.

Erdogan juga menyatakan bahwa Gullen – ulama dan pengusaha Turki yang menetap di Amerika Serikat demi urusan keamanan - berusaha mencoreng nama baiknya dan telah berhasil menyusup ke beberapa pos di pemerintahannya.

Akibat skandal ini 3 orang menteri mundur dari Kabinet Erdogan. Dan Erdogan me-reshuffle kabinetnya dan mengganti 7 orang lainnya dengan alasan yang bersangkutan akan mengikuti Pemilihan Walikota di beberapa daerah pada Maret 2014.

Erdogan pun mengeluarkan aturan, di mana kepolisian harus meminta izin dari pemerintah sebelum melaksanakan penyelidikan. Di ketika yang sama, pemerintahan Erdogan juga memberhentikan ribuan polisi dan ratusan hakim dan jaksa.

 Tokoh luar negeri lainnya yang menarik bagi saya untuk dibahas ialah Presiden Turki ke Recep Tayyip Erdogan : Sepuluh Catatan Sejarah Pemerintahan Beliau (Per 2017) - Bagian I
Demonstrasi Skandal Anti Korupsi di Istanbul, Senin, 23 Desember 2013 - Sumber : latimes.com

Beberapa kontroversi juga terdengar di tamat Desember 2013. Misalnya tanggal 23 Desember, Komisaris Polisi di Direktorat Keamanan Ankara Bagian Penyelundupan dan Perang Terhadap Kejahatan Terorganisir, ditemukan meninggal dan dinyatakan bunuh diri sebagai penyebabnya. Namun keluarganya menolak pernyataan resmi yang dikeluarkan ini. Tanggal 24 Desember, Asisten Kepala Polisi Direktorat Keamanan Propinsi Isparta juga ditemukan bunuh diri.

Diketahui skandal ini terkait dengan hukuman Amerika Serikat terhadap Iran, yaitu embargo gas bumi dan minyak dari Iran tanggapan upaya pembangunan instalasi nuklir. Turki membeli minyak mentah dan gas dari Iran dan membayarnya dengan emas.

Turki mengirimkan emas senilai USD 13 Milyar ke Iran dari Maret 2012 hingga Juli 2013 dan sebagai gantinya Iran mengirimkan gas bumi dan minyak mereka. Transaksi dilakukan melalui Halkbank. Pemerintahan Obama yang mengetahui ini menutup celah transaksi ini pada Juli 2013.



Berhubung panjang banget artikel Sepuluh Catatan Sejarah Pemerintahan Recep Tayyip Erdogan ini, jadi poin 7 hingga Sepuluh silakan baca di artikel berikutnya ya guys.

Saturday, March 11, 2017

Biodata Dr Zakir Naik – Profil, Siapa & Sepuluh Fakta Wacana Beliau


Sepuluhdaftarsaya.blogspot.com – Di bulan Maret ini ada kunjungan tokoh lain yang buat Indonesia heboh, sehabis sebelumnya Raja Salman. Beliau ialah Dr. Zakir Naik. Ada yang belum tahu siapa Dr Zakir Naik? Atau pingin tahu lebih detil Biodata Dr Zakir Naik? Yuk baca artikel Profil Dr Zakir Naik ini hingga selesai, alasannya ada Sepuluh Fakta Tentang dia juga di sini.


Dr. Zakir Naik tiba di Indonesia pada tanggal 1 Maret 2017 tidak usang berselang sehabis kedatangan Raja Salman. Tujuan dia berkunjung ialah untuk berdiskusi dengan Panitia Safari Dakwah yang rencananya akan diadakan sekitar April 2017 di Stadion Bekasi, Jawa Barat.

Sebelum masuk ke Sepuluh Fakta Tentang Dr Zakir Naik, mari kita lihat profil Dr Zakir Naik.

Biodata Dr Zakir Naik

Nama Lengkap : Zakir Abdul Karim Naik
Tempat/Tanggal Lahir : Mumbai (dulu berjulukan Bombay)/18 Oktober 1965
Suku : Konkani
Istri : Farhat Naik
Anak : Rushda Naik dan Fariq Zakir Naik
Profesi : Dokter (sampai 1991), Ulama
Pendidikan : St. Peter’s High School (Mumbai), Kishinchand Chellaram College, Topiwala National Medical College & Nair Hospital (Mumbai) dan Universitas Mumbai
Topik Ceramah : Perbandingan Agama, Islam dan Ilmu Pengetahuan Modern
Pendiri : Islamic Research Foundation (IRF) pada 1991, dan Peace TV pada 21 Januari 2006

Kurang lengkap kalau artikel ini hanya berisi Biodata Dr Zakir Naik, jadi mari cari tahu Siapa Dr Zakir Naik dengan membaca Sepuluh fakta menarik ihwal beliau.



Sepuluh Fakta Dr Zakir Naik, MBBS


Zakir Naik ialah mantan dokter bertitel MBBS (Sarjana Kedokteran dan Ahli Bedah). Beliau praktek hanya hingga tahun 1991. Setelah itu dia mengabdikan dirinya untuk ber-dakwah. Banyak yang menyukai dan terinspirasi beliau, namun banyak juga yang sebaliknya.

Semua fakta yang dicantumkan berdasarkan riset online. Yang disajikan hanya fakta yang layak dipercaya, namun apabila ada yang dianggap tidak benar mohon sanggup dikoreksi dengan menunjukkan alasan. Dan akan lebih manis lagi bila ada sumber atau situs yang menguatkan alasan itu.

Berikut ulasan Sepuluh Fakta Dr Zakir Naik.

1. Dr Zakir Naik terinpirasi oleh Ahmed Deedat, dikala dia bertemu ulama kondang ini di tahun 1987. Ahmad Deedat memberi Naik julukan ‘Deedat Plus’.

2. Debat pertama dia dilaksanakan di tahun 1994. Debat ini diselenggarakan dalam rangka membahas buku goresan pena Taslima Nasreen – seorang penulis berdarah Bangladesh – berjudul ‘Lajja’. Acara diselenggarakan di Mumbai Marathi Patrakar Sangh.

Pingin lihat bagaimana wajah Dr Zakir Naik di masa mudanya? Ini videonya.


3. Indian Express – surat kabar harian India berbahasa Inggris yang diterbitkan di Mumbai – dalam edisi 22 Februari 2009 melansir Daftar ‘Sepuluh0 Orang Kuat India Tahun 2009’. Dalam daftar ini Zakir Naik berada peringkat 82.

Pada edisi tersebut, Zakir Naik juga menerima tempat ke-3 untuk Daftar ‘Sepuluh Guru Spiritual Terbaik India’. Satu-satunya Muslim yang masuk ke dalam Sepuluh peringkat itu.

Cover Buku The 500 Most Influential Muslims edisi 5
Ia juga terdaftar di buku ‘The 500 Most Influential Muslims’ (500 Muslim Paling Berpengaruh) semenjak edisi 2009 hingga 2013/2014 (edisi 1 hingga 5). Buku ini disusun oleh Royal Islamic Strategic Studies Centre yang berada di Amman, Jordan.

Buku tersebut terbit setiap tahun berhubungan dengan Prince Al-Waleed Bin Talal Center for Muslim-Christian Understanding, yang berada di Universitas Georgetown, Washington D.C., Amerika Serikat.

4. Pada 30 Maret – 1 April 2012, kuliah agama yang ia lakukan di Kishanganj, Bihar, India dihadiri oleh lebih dari 1 juta orang. Disebut-sebut ini ialah Rekor Penonton Terbanyak Di Dunia untuk program kuliah agama dengan 1 orang pembicara.

Acara tersebut diberi nama Peace Convention, yang dilaksanakan selama 3 hari.

Acara ini dinodai oleh demonstrasi oleh kaum Sunni yang tidak menyukai program ini dilakukan di kota mereka. Dengan alasan Zakir Naik mengembangkan faham Wahabisme di kawasan mereka.

5. Beliau ialah sosok kontroversial.

Negara Inggris dan Kanada melarang dia memberikan orasinya di depan publik. Bahkan melarang dia masuk ke ke-2 negara tersebut pada Juni 20Sepuluh.

Zakir Naik melayangkan permohonan judicial review ke Mahkamah Agung Kerajaan Inggris terkait pelarangan ini, namun permohonan itu ditolak pada 5 November 20Sepuluh.

Peace TV yang turut ia dirikan dan sering menampilkan program debat yang ia lakukan juga di-cekal oleh pemerintah India semenjak 2012.

6. Dalam salah satu edisi Daily Star (surat kabar harian terbitan Bangladesh) melaporkan bahwa salah satu pelaku teror bom 1 Juli 2016 di Dhaka – Rohan Imtiaz, mengembangkan propaganda di Facebook dengan mengutip ucapan Zakir Naik.

Sejak itu ulama ini menarik perhatian abdnegara penegak aturan India.

Sejak bulan Juli 2016 ini juga, ulama besar ini ‘dicari’ oleh abdnegara penegak aturan India untuk dimintai keterangan terkait hubungannya dengan insiden pengeboman di Dhaka tersebut.

Dikabarkan dia menetap di Arab Saudi semenjak kasus ini muncul, sambil tetap berkeliling dunia untuk ber-dakwah.

Zakir Naik dalam salah satu videonya menyampaikan ia tidak akan kembali ke India paling tidak sepanjang tahun 2016. Berikut videonya.



7. Organisasi Islamic Research Foundation (IRF) yang ia dirikan pada tahun 1991, dicekal dan dihentikan untuk beraktifitas oleh pemerintah India yang dipimpin oleh Perdana Menteri Narendra Modi pada 15 November 2016 hingga 5 tahun ke depan.

Dasar pencekalan - berdasarkan Kementrian Dalam Negeri India, yayasan ini dinilai mengembangkan propaganda terorisme. Zakir Naik yang menjadi pendiri dan pimpinan forum IRF dituduh mengeluarkan pidato provokatif dan terlibat dalam propaganda terror.

Kepolisian Maharashtra juga menuduh Zakir Naik atas keterlibatan dalam tindakan radikalisasi cowok dan memancing mereka melaksanakan tindakan terorisme.

IRF Education Trust Fund – forum yang bertugas mendapatkan dana pertolongan dari luar negeri juga diwajibkan meminta persetujuan pemerintah India sebelum sanggup mendapatkan dana tersebut.

8. Dr Zakir Naik menerima Surat Panggilan dari NIA. Beliau diminta hadir di Markas NIA pada tanggal 14 Maret 2017.

Sebelumnya The National Investigation Agency (NIA) pada 19 November 2016 melaksanakan penggeledahan pada Sepuluh lokasi yang dipercaya sebagai milik organisasi ini. Tindakan ini dilakukan sehabis NIA cabang Mumbai mendaftarkan kasus ini sehari sebelumnya, tanggal 18 November.

Surat Panggilan ini dilayangkan NIA terkait kasus tuduhan penyebaran kebencian dan menghasut melalui pidatonya untuk melaksanakan agresi terror.

9. Enforcement Directorate (ED) melaksanakan penyelidikan atas kasus pembersihan uang terhadap Dr Zakir Naik, di mana Surat Panggilan Pertama telah dilayangkan tanggal 21 Januari 2017.

Pada 27 Februari 2017, ED kembali melayangkan Surat Panggilan ke-4 untuk Zakir Naik untuk hadir sebagai saksi. Dikatakan ini sanggup menjadi surat panggilan terakhir, untuk selanjutnya dia sanggup saja ‘dipaksa’ didatangkan untuk membantu proses penyelidikan ini.

Pada 7 Maret 2017, saudara wanita ulama ini dipanggil untuk menjadi saksi terkait keterlibatan Zakir Naik atas tuduhan di atas.

Di awal Maret, Aamir Gazdar – tangan kanan Zakir Naik, telah lebih dahulu ditahan untuk kasus pembersihan uang ini.

Terkait ini, Zakir Naik bersedia menunjukkan balasan pada ED, melalui media elektronik (e-facility) menyerupai contohnya Email atau Skype.

Ia belum bersedia kembali ke India – paling tidak dalam waktu dekat, sambil menyebut dirinya “I’m an NRI”.

Berikut cuplikan beritanya, tapi maaf dalam Bahasa Inggris.


Bagi yang belum tahu, Enforcement Directorate ialah forum penegak aturan di India, yang khusus bertugas menyelidiki segala dugaan dan tindakan kejahatan di bidang ekonomi.

Sedangkan NRI ialah kependekan dari Non-Resident Indian, yang berarti orang India yang tinggal dan berdomisili di luar India.

Sepuluh. Walau kontroversi yang melingkari beliau, Dr Zakir Naik juga memperoleh penghargaan (award) dan gelar kehormatan (honor).

Berikut ialah penghargaan dan gelar kehormatan yang pernah dia terima.
  • Pada Juli 2013 mendapatkan penghargaan (award) ‘Islamic Personality of The Year’ pada Acara Dubai International Holy Alquran Award (DIHQA) ke-17. Hamdan bin Rashid Al Maktoum yang menjabat sebagai Deputi Pemimpin Dubai sekaligus Menteri Keuangan dan Industri dari UEA (Uni Emirat Arab) menjadi orang yang menyerahkan penghargaan ini.
  • Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (JAKIM) menganugerahkan penghargaan ‘Ma’al Hijrah Distinguished Personality’ pada 5 November 2013. Penghargaan disampaikan oleh Yang Dipertuan Agong Malaysia kala itu – Abdul Halim dari Kedah.
  •  Pada 16 Januari 2014, penghargaan ‘Sharjah Award for Voluntary Work’ tahun 2013 juga ia terima, diserahkan oleh Sultan bin Muhammad Al-Qasimi – Pangeran Mahkota dan Deputi Pemimpin Sharjah. Sharjah ialah salah satu emirat yang bernaung di bawah Negara Uni Emirat Arab.
  •  Di bulan Oktober 2014, gelar ‘The Insignia of the Commander of the National Order of the Republic of The Gambia’ diberikan oleh Presiden Gambia – Yahya Jammeh.
  •  Masih di tahun 2014 dia juga menerima Gelar Doktor Kehormatan (Honoris Causa) dari Universitas Gambia – ‘Doctor of Humane Letters’.
  •  Penghargaan ‘King Faisal International Prize for Service to Islam’ juga ia peroleh pada 2 Februari 2015. Penghargaan yang juga diterima oleh Raja Salman bin Abdulaziz di tahun 2017 ini.



Semoga artikel Biodata Dr Zakir Naik ini sanggup menggambarkan Profil dan Siapa Dr Zakir Naik. Lengkap dengan prestasi dan kontroversi yang menyertai beliau. Silakan berikan komen anda, namun hanya komen yang sopan dan terkait dengan isi artikel yang akan kami publish. Jika artikel ini dirasa bermanfaat, jangan sungkan untuk di-share ya.

Saturday, March 4, 2017

Sepuluh Fakta Menarik Raja Salman – Raja Saudi Arabia Ke-7


Foto Latar : Presiden Jokowi rela hujan-hujanan demi Raja Salman

Sepuluhdaftarsaya.blogspot.com – Di awal Maret 2017 ini Indonesia bisa dibilang ‘geger’ dengan berkunjungnya Raja Saudi Arabia ke-7 – Raja Salman Bin Abdulaziz Al Saud. Beliau yakni penerus Raja-raja Islam yang juga dikenal sebagai ‘Pelindung Dua Mesjid Suci Ummat Islam’. Blog Sepuluh Daftar Saya juga gak mau ketinggalan dong, sehingga hadirlah artikel ini. ;)




Siapa Raja Salman?


Sumber : tv.liputan6.com
Belum tahu siapa Raja Salman, tentunya selain bahwa dia yakni Raja Saudi Arabia?

Raja Salman yakni putra dari Raja Abdulaziz Al Saud atau juga dikenal di Barat sebagai Ibnu Saud (1876-1953) dari istrinya Hessa binti Ahmed Al Sudairi (1900-1969). Kedua pasangan ini mempunyai 7 orang putra, yang diberi sebutan ‘Sudairi Seven’. Mereka dibesarkan di Istana Murabba.

Raja Salman lahir pada 31 Desember 1935. Seperti lazimnya putra Raja Abdulaziz lainnya, dia sekolah di Prince’s School, Riyadh. Sekolah khusus untuk pangeran dan belum dewasa orang terkemuka istana. Di sini ia mencar ilmu Hukum Syariah (Ilmu Agama) dan Ilmu Sains Modern.

Beliau menduduki tahta Kerajaan Saudi Arabia pada 23 Januari 2015 M (bertepatan pada 3 Rabiul Akhir 1436 H), sehabis wafatnya Raja Abdullah bin Abdulaziz - saudara tiri beliau.

Di dikala yang sama, Muqrin bin Abdulaziz Al Saud – saudara tiri Raja Salman - dinobatkan menjadi Pangeran Mahkota selanjutnya, sekaligus menjabat sebagai Deputi I Perdana Menteri. Di dikala itu juga Muhammad bin Nayef ditunjuk menjadi Deputi Pangeran Mahkota.

‘Pangeran Mahkota’ yakni istilah untuk calon penerus raja di kala mangkat atau tidak lagi bisa berkuasa. Mirip-mirip Putra Mahkota lah.

Sedangkan 'Deputi Pangeran Mahkota' yakni penerus pemegang tahta apabila Pangeran Mahkota meninggal dunia atau persoalan lainnya, sehingga dianggap tidak mampu/layak memimpin.

Fakta Menarik Raja Salman


Berikut fakta menarik yang kami kumpulkan dari beberapa sumber terkait Raja Salman.

1. Umur penobatan Muqrin sebagai Pangeran Mahkota – calon pengganti raja, hanya 3 bulan semenjak dilantik. Atas perintah Raja Salman, posisi dia diserahkan kepada Pangeran Muhammad bin Nayef pada 29 April 2015 – cucu dari Raja Abdulaziz atau keponakan Raja Salman.

Muhammad bin Nayef yakni orang pertama dari turunan ke-2 (level cucu) yang mulai akan digadang-gadang duduk menjadi penerus Raja Saudi.

Di dikala yang sama Raja Salman juga mengangkat putranya – Mohammad bin Salman, menjadi Deputi Pangeran Mahkota.

Foto Muqrin Bin Abdulaziz - arabroyalfamily.com

2. Sudairi Seven yakni julukan untuk 7 orang putra dari Raja Abdulaziz yang akan mewarisi atau menjadi penerus raja-raja islam di Arab Saudi.

Mereka yakni Fahd, Sultan, Abdul Rahman, Nayef, Turki, Salman, dan Ahmed.

Urutan disebutkan menurut kelahiran masing-masing pangeran, yang berarti mendiang Raja Fahd yakni anak tertua dan Pangeran Ahmed yakni yang termuda.

Namun hanya 2 orang dari Sudairi Seven yang menjadi Raja Saudi Arabia yaitu Raja Fahd (1921-2005) – Raja ke-5 dan Raja Salman yang kini menjadi pemegang tampuk kerajaan Arab Saudi.

Lalu kemana yang lainnya?

Pangeran Sultan, Nayef dan Turki telah meninggal dunia, sedangkan Abdul Rahman dan Ahmed dihapus sebagai calon Pangeran Mahkota.

Oh ya… Pangeran Turki (lebih lengkapnya Pangeran Turki II) sebelum meninggal pun sudah dihapus sebagai calon penerus tahta.


Sudairi Seven - Sumber foto dari Wikipedia, terkecuali Raja Salman (forbes.com) & Pangeran Ahmed (houseofsaud.com)


3. Di usia yang sangat muda, dikala berusia 19 tahun ia sudah ditunjuk menjadi Deputi Gubernur Propinsi Riyadh, yaitu di tahun 1954. Dan kemudian di tahun 1963 ia menjadi Gubernur Riyadh selama 48 tahun, atau tepatnya hingga tahun 2011.

Foto Masa Muda Pangeran Salman - wikipedia


4. Raja Salman – dikala itu masih menjadi Pangeran, sangat bersahabat dengan Pangeran Mahkota Sultan. Beliau selalu berada di samping Pangeran Sultan dikala sakit dan dalam proses pengobatan di Maroko dan New York mulai tahun 2008 – 2011.

Bahkan Pangeran Sultan menyebut Pangeran Salman dengan sebutan “Pangeran Kesetiaan” dalam sebuah surat yang ditujukan ke beliau. Beliau juga dikenal sebagai penasehat paling terpercaya Raja Fahd.

5. Raja Salman pernah menikah sebanyak 5 kali. Istri-istri dia yakni :
  • Sultana Binti Turki Al Sudairi (meninggal 2011 di usia 71 tahun) --> 6 orang anak
  • Sarah binti Faisal Al Subai’ai --> 1 orang anak
  • Fahda binti Falah bin Sultan Al Hithalayn --> 6 orang anak, salah satunya yakni Pangeran Mahkota Mohammad bin Salman
  • Sultana binti Mandil Al Mandil Al Khaldi
  • Wafaa binti Abdullah bin Hanash bin Ali Al Shahri
Dari 2 istri yang terakhir tidak diketahui berapa orang anak Raja Salman.

6. Raja Salman dan keluarganya disebut-sebut menjadi pemilik surat kabar ‘Asharq Al-Awsat’ dan ‘Al Eqtisadiah’. (Sumber: arabroyalfamily.com)

7. Pada Februari 2015 – kira-kira sebulan sehabis dilantik, Raja Salman menunjukkan hibah kepada sejumlah organisasi, klub olahraga, investasi air dan listrik.

Yang lebih heboh yakni dikeluarkannya bonus 2 bulan honor pada PNS, tentara, para pensiunan, dan mahasiswa yang menerima status beasiswa dari pemerintah.

Jumlahnya cukup fantastis, yaitu USD 32 Milyar – kira-kira 316 Trilliun Rupiah. Nyaris 1/7 nilai APBN 2017 negara kita guys.

8. Disebut-sebut dikala dia menjadi Gubernur Propinsi Riyadh, sistem manajemen yang ia kelola higienis dari korupsi.

9. Raja Salman juga gak mau ketinggalan media umum guys. Ia punya twitter juga lo. Publish pada 23 Februari 2013.

Pingin follow? Klik ini.

Tapi kayaknya sebagian besar pembaca bakal susah baca apa yang dia tulis. Gak percaya? Coba aja lihat sendiri. :)

Sepuluh. Ada satu kejadian menarik yang terekam di kamera dikala Raja Salman berkunjung ke Amerika di bulan April 2016. Saat itu Presiden Obama dan Raja Salman sedang bersalaman dengan tamu negara dan pejabat di Amerika.

Dan tiba-tiba Raja Salman berbisik pada Presiden Obama. Yang kira-kira artinya ia permisi untuk melaksanakan Shalat Ashar berjamaah.


Medsos dikala itu pun heboh dan menyanjung Raja Salman atas tindakannya ini. Bahkan ada yang menyebut di medsos, bahwa Raja Salman sadar bahwa ‘Raja Dari Para Raja’ yang bergotong-royong yakni Yang Mahakuasa SWT.



Anda bahagia dengan artikel terkait raja-raja islam, “Sepuluh Fakta Menarik Raja Salman – Raja Saudi Arabia ke-7” ini? Jangan segan share ke akun medsos kalian ya. ;)